ESTIMASI BEBAN GLOBAL SKABIES BERDASARKAN GLOBAL BURDEN OF DISEASE 2015

  • Ronald Tambunan Universitas Methodist Indonesia
Keywords: Skabies, Beban, Global, Analisis, Potong Lintang, DALYs

Abstract

Berbagai penelitian berbasis populasi mencatat tingginya prevalensi skabies di tengah-tengah pemukiman yang padat penduduk, terutama pada anak-anak yang tinggal di daerah tropis. Maka dilakukanlah penelitian oleh Karimkhani dkk. yang bertujuan untuk mengestimasi beban global skabies berdasarkan data penelitian beban global terhadap penyakit (GBD) pada tahun 2015.

            Metodologi yang dilakukan meliputi identifikasi data epidemi skabies yang bersumber penelitian literatur yang luas dan data asuransi dari rumah sakit, serta data analisis dari alat pemodelan meta-regresi Bayesian, DisMod-MR 2.1, untuk mendapatkan estimasi-estimasi prevalensi. Kemudian, estimasi-estimasi prevalensi tersebut dikombinasikan dengan berat disabilitas, pengukuran kerusakan, gatal, dan nyeri yang disebabkan oleh skabies, untuk mendapatkan angka hidup dengan kecacatan dalam tahun (YLDs). Asumsi yang digunakan adalah mortalitas skabies adalah nol, dimana YLDs ekuivalen dengan angka kehidupan dalam keadaan cacat dalam tahun (DALYs). Estimasi DALYs dari 195 negara yang terbagi dalam 21 wilayah, berdasarkan jenis kelamin, 20 kelompok usia, antara tahun 1990 – 2015.

            Hasilnya ditemukan skabies bertanggungjawab dari 0,21% angka DALYs dari semua jenis penyakit yang diteliti oleh GBD 2015 di seluruh dunia.Wilayah Asia Timur (standar usia DALYs 136,32), Asia Tenggara (134,57), Oseania (120,34), wilayah tropis Amerika Latin (99,94), dan Asia Selatan (69,41), memikul beban DALYs terberat akibat skabies. Perubahan persentase nilai rata-rata laju DALY dari tahun 1990 sampai 2015 kurang dari 8% di seluruh wilayah dunia, terkecuali Amerika Utara yang mengalami peningkatan sebesar 23,9%. Lima negara dengan beban skabies terberat adalah Indonesia (standar usia DALYs 153,86), Tiongkok (138,25), Timor Leste (136,67), Vanuatu (131,59), dan Fiji (130.91). Standar deviasi terbesar standar usia DALYs pada 20 kelompok usia yang diobservasi di Asia Tenggara (60,1), Oseania (58,3), dan Asia Timur (56,5), dengan beban DALYs terbesar pada kelompok usia anak, remaja, dan lanjut usia.

            Kesimpulannya adalah beban skabies lebih besar di wilayah-wilayah tropis dan pada kelompok usia anak, remaja, serta lanjut usia. Sebagai penilaian epidemiologi di seluruh dunia, GBD 2015 memberikan hasil pengukuran terbaru yang bersifat luas dan rutin mengenai beban skabies dalam hubungannya dengan pengaruh pada kulit. Data-data global ini dapat membantu protokol penelitian dan usaha-usaha penyusunan prioritas serta fokus terhadap terapi dan pengendalian skabies.

Published
2020-04-30