KORELASI TONSILOFARINGITIS DENGAN KEJADIAN OTITIS MEDIA AKUT

  • Mari’e Yohana Harianja Universitas Methodist Indonesia
  • Jerry Tobing Universitas Methodist Indonesia
  • Hendrika Andriana Silitonga Universitas Methodist Indonesia
Keywords: Otitis Media Akut, Tonsilofaringitis

Abstract

Otitis Media Akut (OMA) merupakan suatu masalah besar bagi sistem kesehatan diseluruh dunia. Prevalensi OMA di setiap negara bervariasi, berkisar antara 2,3 - 20%. Tingginya kasus OMA di Indonesia ini perlu menjadi perhatian khusus. Infeksi saluran pernapasan akut diketahui sebagai salah satu penyebab yang paling utama. Manifestasi klinis terbanyak infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ialah tonsilofaringitis dengan kejadian tahunan 600.000 dibawah 15 tahun dalam keadaan darurat di Amerika Serikat. Istilah tonsilofaringitis dipakai untuk menunjukkan adanya peradangan pada mukosa dan submukosa faring dan struktur lain di sekitarnya yaitu orofaring, nasofaring, hipofaring, tonsil dan adenoid. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan software SPSS. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara tonsilofaringitis dengan kejadian otitis media akut.

Published
2020-08-31